PENERAPAN TERAPI RELAKSASI GENGGAM JARI: SOLUSI NYERI PASCA LAPAROSKOPI CHOLELITIASIS DI RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI

Authors

  • Dewi Catur Utami Universitas Muhammadiyah Klaten
  • Marwanti Marwanti Universitas Muhammadiyah Klaten

Keywords:

Cholelitiasis, Terapi Relaksasi Genggam Jari

Abstract

Kolelitiasis di Indonesia kurang mendapat perhatian karena sering sekali asimtomatik sehingga sulit di deteksi atau sering terjadi kesalahan dalam mendiagnosis. Saat ini penatalaksanaan kolestiasis menggunakan laparoskopi merupakan tindakan yang paling umum dilakukan untuk pengangkatan batu empedu. Pasca pembedahan pasien merasakan nyeri hebat yang akan menghambat kemampuan pasien untuk terlibat aktif dan meningkatkan risiko komplikasi akibat imobilisasi. Teknik relaksasi genggam jari merupakan salah satu jenis relaksasi yang dapat menurunkan nyeri setelah operasi. Tujuan studi kasus ini untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi genggam jari terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post laparaskopi. Metode yang digunakan dengan pendekatan proses keperawatan yaitu pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan. Sampel yang digunakan 1 pasien dengan diagnosa medis cholelithiasis, post laparaskopi dengan diagnosa keperawatan nyeri akut dan dilakukan pemberian terapi relaksasi genggam jari. Hasil studi kasus yang dilakukan selama 3 hari terdapat penurunan skala nyeri dari skala 5 (skala sedang) menjadi skala 2 (skala ringan). Perawat dapat mengintegrasikan teknik relaksasi genggam jari dalam asuhan keperawatan post operasi, memberikan edukasi kepada pasien, hal ini memungkinkan perawat untuk mendukung pasien secara holistik dan meningkatkan manajemen nyeri post operasi.

Downloads

Published

2024-12-31