PEMBERIAN TEKNIS EFFLUARGE PADA IBU NIFAS DENGAN MASALAH NYERI DI RUANG KANA RSUD WONOSARI GUNUNG KIDUL

Authors

  • Kanetri Sepvi Astuti Fakultas Kesehatan dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Klaten
  • Sri Sat Titi Hamranani Fakultas Kesehatan dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Klaten
  • Devi Permatasari Fakultas Kesehatan dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Klaten

Keywords:

Nyeri, Massage Effleurage, Ibu Nifas, Terapi Non-Farmakologis

Abstract

Nyeri (Afterpains) merupakan Respon alami tubuh terhadap prosses pemulihan rahim setelah persalinan disebabkan karena adanya relaksasi pada kontraksi yang terus menerus pada uterus. Kontraksi uterus disebabkan oleh perubahan fiiologis yang memicu timbulnya rasa sakit yang dapat menganggu kenyamanan ibu setelah melahirkan.  Beberapa perubahan fisiologis yang terjadi di masa nifas termasuk kontraksi pada rahim, yang merupakan proses mengembalikan rahim ke keadaan sebelum hamil dengan hanya 60 gram. Jika proses pengembalian ini tidak berlangsung dengan baik, maka akan muncul kondisi yang diebut subinvolusi uteri, yang bisa mengakibatkan pendarahan dan meningkatkan angka kematian ibu pada massa nifas.  Salah satu cara yang sangat efektif untuk mngurangi rasa sakit adalah melalui terapi pijat effleurage, yang merupakan metode non farmakalogis untuk mengurangi nyeri.(Afterpains). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan  massage effleurage dalam menurunkan sekala nyeri (Afterpains) pada pasien post partum di RSUD Wonosari, Gunung Kidul. Metode penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua orang responden yang mengalami nyeri (Afterpains). Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur tingkat nyeri (NRS) sebelum dan setelah intervensi pijat effleurage yang dilakukan secara teratur. Temuan penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikan dalam tingkat nyeri setelah pijat effleurage dilakukan. Teknik pijat effleurage yang digunakan terbukti dapat meningkatkan aliran darah, memberikan tekanan, serta meningkatkan relaksasi fisik dan mental, serta menghangatkan otot-otot perut pada ibu. Dengan demikian, pijat effleurage dapat menjadi intervensi keperawatan tambahan yang efektif dalam manajemen nyeri pada ibu pasca melahirkan. Terapi ini juga memberikan keuntungan lebih seperti peningkatan kenyamanan dan kualitas hidup pasien.

Downloads

Published

2025-11-02